Selasa, 15 Juni 2010

Belajar untuk Bertanya

Jenis dan kualitas dari pengetahuan yang kamu pelajari sangat bergantung pada jenis dan kualitas dari pertanyaan yang kamu ajukan.

Kali ini saya ingin berbicara tentang tiga jenis pertanyaan menyedihkan yang sering masuk ke dalam inbox Hitman System yang selalu membuat saya, Kei, dan Jet harus membentur-benturkan kepala kami ke tembok agar menutupi rasa gondok akibat membacanya.

Jika kamu pernah mengirim pertanyaan namun belum melihat reply apapun dalam web www.hitmansystem.com ini, maka ini adalah artikel yang WAJIB kamu baca karena kemungkinan besar termasuk dari salah satu pengirim yang bermasalah.

Jika kamu baru saja bergabung, atau selama ini masih menunda-nunda mengirimkan pertanyaan, ini juga artikel bacaan WAJIB yang akan membuatmu lebih detil dan dewasa lagi ketika menyampaikannya dan berpeluang memenangkan workshop personal gratis seperti yang kemarin ini saya tawarkan kepada seorang anggota milis Hitman System.

Jenis yang pertama adalah Quickfire, yaitu pertanyaan yang begitu singkat dan diajukan tanpa konteks atau latar belakang yang memadai. Berikut adalah sejumlah contoh-contoh yang saya kutip langsung dari dalam email kami:

"Kasih tau tehnik jitu untuk nembak dong!"

"Gw blom bisa dapetin cewek, padahal yg deketin gue banyak. Salah gue dimana ya?"

"Minta tips dong gimana cara penampilan fisik kita keren, mulai dari ujung rambut sampe alas kaki ya..."

"Gue capek ditolak terus nih, gimana cara ngakalinnya ya?"

Kamu memiliki ruang yang luas untuk menulis email, tapi entah mengapa hanya mengetik 10 - 15 kata saja. Jika kamu pernah mengirim email berisi seperti itu, jangan harap melihat balasannya karena saya langsung membuangnya ke Trash.

Saya bukannya tidak ingin membalas, namun tidak adanya konteks sudah dipastikan akan membuat tehnik atau tips yang diberikan tidak setajam seharusnya.

Tidak ada satu pil ajaib, satu jurus pamungkas, atau satu strategi universal yang bisa dipakai untuk menjawab semua kasus yang ada. Misalnya tips berpakaian untuk cowok pendek dan gemuk tentu akan sangat berbeda dengan cowok kurus dan tinggi. Lalu bagaimana mengatasi penolakan juga berbeda antara cowok yang diperlakukan semena-mena atau memang sudah sepantasnya ditolak.

Guys, jika kamu masih belum bisa mengajukan pertanyaan dengan baik, itu adalah tanda bahwa kamu memang masih perlu belajar untuk menganalisa keadaan dan menyusun struktur pertanyaan yang benar.

Seluruh buku dan materi seputar romance yang terbit di luar sana sudah membiasakan kamu untuk malas bertanya dan mengikuti begitu saja setiap ajaran-ajarannya. Itu sebabnya kamu tidak pernah melihat hasil yang memuaskan dalam petualangan cintamu.

Jadi saya sarankan kamu membaca dulu, perlahan-lahan, setiap publikasi yang kami taruh dalam kolom ARTIKEL. Di dalamnya terkandung banyak sekali prinsip dasar yang akan menantangmu untuk berpikir dan menganalisa kesalahan-kesalahan umum.

Misalnya, jika kamu sudah benar-benar mengerti bahwa kamu tidak boleh mengejar dan menembak cewek, maka kamu bisa mengajukan pertanyaan yang lebih cerdas dan lebih lengkap daripada sekedar, "Capek ditolak, gimana dong nih?" atau "Minta saran gimana ngatasin hubungan long-distance!"

Setelah sekian lama saya, Kei, dan Jet kehidupan sebagai cowok Glossy, kami menemukan bahwa pola pikir dan proyeksi mental jauh lebih memberikan hasil daripada segudang tehnik-tehnik canggih yang kami temukan di sepanjang jalan tersebut.

Dalam setiap publikasi, kami lebih sering menulis artikel tentang seputar penggemblengan mental daripada memberikan tahap-tahap praktis untuk menyelesaikan kasus yang ada. Tidak ada gunanya kamu diajarkan tehnik perang jika kamu tidak mengerti mengapa dan untuk siapa kamu berperang.

Dengan semua landasan paradigma yang diberikan dengan gratis, kami berharap kamu mampu mengembangkan kepekaan dan cara berpikir yang sehat sehingga kamu bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang detil dan spesifik pada dirimu, dan mudah-mudahan menemukan sendiri jawabannya setelah direnungkan beberapa lama.

Kalaupun kamu tidak bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan, barulah kamu dapat menyusunnya dalam pertanyaan yang kontekstual dan mengirimkannya pada kami.

Saya, Kei, dan Jet memberikan Question & Answers agar kamu dapat mengintip, mencicipi, dan melakukan sejumlah langkah nyata dari setiap paradigma cowok Glossy yang kami ajarkan.

Pada awalnya, kami selalu membahas hingga 4 - 5 buah pertanyaan spesifik yang dalam setiap edisi Q&A. Semuanya adalah kasus unik yang membutuhkan jawaban dalam bentuk langkah atau panduan aksi nyata. Misalnya bagaimana cara melemparkan J2, cara memicu naluri cewek, cara menaklukkan cewek yang suka melarikan diri, dsb.

Belakangan ini jumlah pertanyaan setiap edisinya dibatasi hanya 3 buah saja agar saya, Kei, dan Jet dapat lebih berkonsentrasi menjawab setiap kasus dengan detil dan menyeluruh. Kami menumpahkan pengetahuan teori dan pengalaman praktis dalam setiap kasus tersebut.

Hingga kini sudah tercatat 20 edisi Q&A. Itu berarti kamu sudah bisa mengumpulkan lebih dari 50 buah tehnik, tips, trik, panduan, dan strategi untuk dipakai dalam interaksimu dengan cewek manapun yang sedang kamu targetkan.

Saya berharap mulai sekarang semakin banyak pembaca Hitman System yang benar-benar meluangkan waktu untuk membaca Q&A sebelum mengajukan email Quickfire bodoh yang meminta, memohon, merengek jurus-jurus praktis yang langsung bisa dipakai dalam kasus mereka.

Guys, sadarlah bahwa masalah romance-jomblo adalah hal umum yang bisa ditemukan dimana-mana. Jangan pernah berpikir bahwa hanya kamu saja yang pernah mengalami kasus X, Y, atau Z.

Ada banyak orang lain yang setiap harinya terjerembab dengan masalah yang sama, termasuk teman-temanmu, tapi karena kalian tidak pernah saling jujur bercerita, kamu tidak tahu bahwa kasusmu itu ternyata juga dialami orang lain juga.

Jadi jika kamu membutuhkan tips seputar konteks pendekatan dan pra-hubungan, SANGAT BESAR KEMUNGKINAN jawabannya bisa kamu temukan dalam sesi pertanyaan-dan-jawaban orang lain.

Jika kamu tetap mengirimkan email tanpa membaca dulu SELURUH Q&A yang ada, itulah yang kami sebut dengan jenis pertanyaan bodoh yang kedua, Lazyboy.

Apa yang menjadi masalahmu? Bingung bersikap bila dituntut untuk menjadi 'be yourself'? Ingin memiliki mental yang tidak cepat merasa tertolak? Ingin menyembuhkan diri dari luka karena pacarmu selingkuh? Semua itu dan masih banyak hal lainnya sudah tersedia dengan gamblang dan cuma-cuma dalam Q&A.

Kalau kamu menemukan pertanyaan-jawaban serupa namun ada perbedaan situasi dengan apa yang kamu alami, jangan cepat-cepat terbakar untuk mengirimkan pertanyaan seolah-olah itu adalah kasus yang benar-benar baru. Coba lakukan dulu tips yang sudah kamu baca dalam kasus orang lain itu, bila memang tidak mendapatkan hasil, baru suarakan rasa frustrasimu kepada kami dan kami akan dengan senang hati memberikan jawabannya.

Tapi ingat, jelaskan dengan latar belakang yang lengkap, atau saya akan langsung menghapusnya.

Masih pada jenis pertanyaan Lazyboys adalah mereka yang mengajukan pertanyaan seperti sebagian contoh yang langsung saya kutip dari inbox:

"Kapan workshop diadakan? Dimana? Terus bayarnya berapa? Bisa dapet diskon ga?"

"Saya tertarik ikut workshop, tapi sebelumnya ingin tahu seperti apa agenda pelatihannya? Bisa diceritakan tentang prosesnya?"

"Seminar buat jomblo? Apaan sih nih, emang masih biro jodoh masih jaman ya?"

Dunia ini rasanya jauh lebih indah dan menyenangkan jika orang-orang yang tolol dan malas seperti di atas tidak pernah dilahirkan.

Bukan saja semua info tentang Hitman System dan produk-produknya sudah dijelaskan dengan baik, kamu juga bisa mendapatkan banyak sekali info tambahan lainnya lewat publikasi di kolom REPORTS.

Kami menyediakan halaman kontak karena kami senang meladeni pertanyaan-pertanyaan yang bermutu, erat-konteks, bukannya karena kurang kerjaan untuk mengulang-ulang kasus yang sudah pernah dijawab atau info yang sudah tersedia lengkap di website.

Selanjutnya, jenis pertanyaan bodoh terakhir adalah Whatsnext yang berbau seperti contohnya adalah seperti ini:

"Kalau kalian menyarankan saya untuk berubah sikap menjadi gaul, saya sudah tahu itu, tapi yang saya tanyakan gimana caranya dan dengan usaha yang bagaimana? Gue lossy abis nih, pengen tau caranya jadi Glossy! Kasih contoh dong bagaimana caranya?"

"Canggih banget, skg gue dah bisa ilangin rasa takut, tapi tetep bingung gimana caranya kalo abis bahan pembicaraan. Gue pengen keliatan seperti cowok yang fun and nyantai, bukannya panik nyariin bahan obrolan. Tolong dong tipsnya."

"Diluar dugaan, cewek ini justru jadi terpikat ama gue, persis seperti yang kalian tulis dalam artikel. Tapi sekarang guenya juga jadi ngarep ama dia, dikit-dikit mau berduaan terus. Apalagi setelah baca artikel tentang Berani Sentuhan, gue jadi pengen megang-megang mulu. Gue tau ini ngga bagus karena gue kehilangan glossynya, tapi gue juga ngga tau gimana cara benerinnya. Mohon instruksinya ya."

"Berkat ngebacain artikel, skarang gue bisa berani ngobrol ama cewek cakep, sekalipun lewat telpon doang. Nih cewek tajir banget plus cakep. Gue tuh orangnya cuma bisa rame pas di telpon, tapi suka nge-hang kalo ngomong langsung. Trus juga kebiasaan ngga berani ngeliat mata, so nanti kalo ketemuan mungkin dinilai gimana gitu ama nih cewek. Gue pengen tahu cara-cara untuk bikin image glossy sama dia, dan bikin dia ngejar gue, lebih dari sekedar obrolan basa-basi doang. Gue puas banget dengan apa yang udah dipelajari, dan pengen belajar lebih banyak lagi, kalau bisa semuanya. Gue tunggu ya solusinya."

Pada jenis terakhir ini, biasanya sang penanya sudah berhasil mendapatkan sejumlah kesuksesan dengan mengikuti setiap publikasi gratis yang kami berikan. Oleh sebab itu apa yang mereka tanyakan adalah bagaimana melanjutkan atau mengatasi masalah di level berikutnya.

Saya benar-benar tidak habis pikir mengapa jawaban, "Mendaftar di program workshop atau seminar," tidak pernah terlintas di benak mereka.

Kamu tidak benar-benar lugu berharap bisa mempelajari semua yang kamu inginkan dengan cuma-cuma begitu saja, bukan?

Saya, Kei, dan Jet telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mengumpulkan segala macam informasi, memaksa diri berulang kali menghadapi tekanan uji coba lapangan, lalu memodifikasi hingga sampai pada sebuah sistem yang paling potensial untuk menciptakan kesuksesan.

Dari setumpuk pengalaman itu, kami berkomitmen untuk membagikan dengan gratis sebagian materi yang memang bisa diajarkan lewat tulisan. Sebagian besar lainnya seperti pengetahuan tentang pentingnya identitas, dinamika bersosialisasi, pola bersentuhan, tips mengendalikan kepemimpinan, dsb akan dibagikan dalam workshop, seminar, atau program lainnya yang disediakan.

Lagipula, banyak materi yang tidak bisa diterjemahkan ke dalam bentuk kata dan kalimat, hanya dapat dimengerti lewat pelatihan secara langsung. Kamu bisa mempelajari seluruhnya tentang transformasi 'From Lossy to Glossy' dalam pelatihan premium tersebut. Orang-orang yang serius akan bersedia 'membayar harga' untuk sebuah kesempatan memperbaiki kehidupannya.

Apa yang sudah kamu investasikan secara finansial akan mendorongmu untuk lebih serius melatih dan mendisiplinkan diri sesuai dengan apa yang kamu telah beli. Itu adalah dorongan substansial yang akan memastikan kamu mendapat hasil yang diinginkan, dan hal itu tidak akan terjadi jika kami membagikan semua materi tentang kehidupan Glossy kepada kamu dengan cuma-cuma.

Kamu pasti akan cuman membaca dan membaca saja, mengumpulkan info dan merasa akhirnya tahu segalanya, tanpa berani melakukan tindakan yang nyata.

Namun saya mau kamu mengetahui bahwa program Hitman System BUKANLAH satu-satunya jalan untuk menjadi Cowok Glossy.

Kamu bebas memilih untuk melakukan ratusan eksperimen berdasarkan konsep dan tips awal yang sudah saya, Kei, dan Jet berikan lewat web Hitman System. Jika kamu cukup berdedikasi tinggi, kamu bisa menemukan persis apa yang sudah kami temukan, bahkan mungkin lebih hebat lagi.

Workshop dan Seminar adalah solusi bagi kamu yang memiliki keterbatasan semangat, keberanian, waktu, dan kreatifitas untuk bertahun-tahun melatih dirimu menjadi cowok yang lebih baik. Mengingat saat ini semakin banyak orang yang berlagak sok cuek dan tidak ada masalah, justru dengan mengikuti workshop kamu melakukan sebuah tindakan yang patut diacungi jempol.

Untuk kamu yang selama ini dibayang-bayangi oleh pertanyaan jenis Whatsnext, jangan buang waktumu dengan mengirimkan email tersebut. Gunakan waktumu untuk membaca halaman Testimonial dalam web www.hitmansystem.com , lalu putuskan salah satu dari pilihan ini: melakukan eksperimen sendiri atau mengikuti workshop.

Jadi sekarang kamu sudah belajar menghindari tiga jenis pertanyaan - Quickfire, Lazyboys, Whatsnext - serta bagaimana cara bertanya yang memancing saya, Kei, dan Jet untuk tidak sabar untuk meladenimu.

Sekali lagi, jenis dan kualitas dari pengetahuan yang kamu pelajari sangat bergantung pada jenis dan kualitas dari pertanyaan yang kamu ajukan.

Sediakan waktu sekarang ini untuk mengirimkan pertanyaan yang cerdas seputar kondisi yang kamu alami, dan kamu pasti akan mendapat respon yang memuaskan. Dan jika kamu sudah cukup mengumpulkan keberhasilan-keberhasilan kecil lewat materi di web Hitman System, saatnya untuk menyempurnakannya dengan mengikuti program workshop yang disediakan.

Sekian artikel kali ini, awas kalau saya melihat pertanyaan-pertanyaan bodoh lainnya!

0 komentar:

Poskan Komentar